Puisi Ruang Tengah

Puisi Ristia Herdiana

  • 21 September 2018

Awan Kelabu Di Matamu Bapak kembali meradang Redup cahaya pada binar bola mata menyiratkan duka Kapan aku berpulang? Kapan waktuku tiba? Perihal takdir akan kepulangan yang terus berulang dipertanyakan Menggema, menyusuri detak waktu yang semakin hilang dikegelapan malam Kapan? Kapan waktuku tiba? Dan ucapmu dalam tatap mata yang renta; “Jejaknya semakin hilang, menyisakan kembang kesedihan disepanjang waktu Lalu-lalang kehilangan ini menyisakan nyeri, menembus batas kesanggupan Biarkan ku disini, biarkan aku…

No Comments
Puisi Ruang Tengah

PUISI NOVI INDRASTUTI

  • 13 September 2018

MENGURAI UNTAIAN RASA Tak ada yang lebih embun daripada tatap netramu yang membunga mesra di ruang sudut kalbu merebakkan wangi puspa menaburkan serbuk cinta. Saat senandung angin menyuarakan titi nada…

Puisi Ruang Tengah

PUISI YULIANI KUMUDASWARI

  • 6 September 2018

(1). …… yang telah lama tertidur ia yang telah lama tertidur di batas gelap malam apa yang melintasi lamunan sejauh ini? selain ingatan yang terbentang tentang janji yang tak luapkan…

Puisi Ruang Tengah

PUISI YANWI MUDRIKAH

  • 30 Agustus 2018

GUBUG KECIL INDONESIA -Komunitas Sastra Gubug Kecil (Purwokerto) 2012 kami pahami peta dari sabang sampai merauke dari akar hingga ke akar lagi yang menjalar lalui tanah rimba di berbagai pulau…

Puisi Ruang Tengah Tak Berkategori

PUISI-PUISI LATIEF S. NUGRAHA

  • 23 Agustus 2018

ORANG-ORANG DAPUR Dhanu Priyo Prabowo, dkk. Senantiasa di belakang seperti sembunyi dari benderang Diapit dinding, di antara denting sendok gelas piring perbincangan miring tentang tanggal dan hari tua yang genting…

Puisi Ruang Tengah

PUISI MAHWI AIR TAWAR

  • 16 Agustus 2018

Dari Ruang Belakang Penyair : Bambang Darto sekedipan cuma bara amarah terlampiaskan di pagi kasturi, di hamparan tikar sarapan pedas tamparan membekas di awan iringi pohon-pohon kehidupan tumbuh dari bantaran…

Puisi Ruang Tengah

PUISI BAGUS LIKURNIANTO

  • 9 Agustus 2018

Seputik Padi aku seputik padi diam di tempat menunggu waktu kuningku sembari bersujud aku seputik padi sujudku semakin berat membawa isi dari imbalan taat aku seputik padi saat buah sujudku…

Puisi Ruang Tengah

PUISI DAFFA RANDAI

  • 3 Agustus 2018

Telah Kukantongi Senyummu Telah kukantongi senyummu, sejengkal sebelum kalimat perpisahan merambat berkeberatan melalui lisanku. Telah kukantongi senyummu, sesaat sebelum lidah bergulat merawat kebisuan dan mata menolak mengisyaratkan kepergianku. Telah kukantongi…

Puisi Ruang Tengah

PUISI AHMAD SULTONI

  • 30 Juli 2018

Juru Tani Sedikit atau tidak orang memandang ia tetap rajin turun ke sawah, mencangkul-cangkul ladang kesabaran, istiqomah mengolah doa agar bisa tumbuh padi dan palawija. Dengan harap bisa bikin istri…

Puisi Ruang Tengah

Puisi Risen Dhawuh Abdullah

  • 19 Juli 2018

Berdendanglah Angin berdendanglah angin menerobos sela dedaunan yang rimbun membuyarkan lamunan mengabarkan kesejukan bagi rerumputan juga belukar tak kenal waktu Bantul, 2018 Hujanmu sore itu semesta telah kau hujani dengan…